Biarkan saja,karena ia adalah masalah…

Februari 13, 2008 at 3:56 am (Uncategorized)

   Seperti ketika ummu salamah menjawab enteng pertanyaan anas bin Malik tentang rasulullah saw yang selalu refleks mencium Aisyah tetapi tidak begitu dengan beliau,kita semua harus belajar dengan fakta bahwa ternyata cinta memang punya mekanismenya sendiri dalam menyelesaikan masalah-masalahnya.

Pembiaran.Ya,pembiaran.Mereka dengan sengaja membiarkan sebagian masalah itu terjadi.Dan tidak memikirkannya.Apalagi menyelesaikannya.karena memang tidak semua masalah harus diselesaikan.Karena memang ada banyak masalah yang selesai karena tidak dipikirkan dan tidak diselesaikan.Persis seperti kita membiarkan seorang bocah menangis dan tidak menghiraukanya,ia akan berhenti dengan sendirinya.Sebab memang harus ada”ruang pelepasan jiwa”yang mengharuskan kita”tega”menyaksikannya untuk lepasa bebas,sembari menanti dengan cukup”yakin”bahwa ia akan kembali tenang dengan sendirinya.

Begitu juga cinta punya mekanisme pembiaran.Semacam toleransi bahwa masalah-masalah yang muncul ini bukan bahaya yang mengancam.Tapi hanya riak-riak yang menghiasi keteduhan laut.Ujian paling berat bagi pecinta sejati adalah keyakinan terhadap kesejatian cintanya sendiri,dan keyakinan nya pada kekuatan cinta untuk terus melahirkan kebajikan-kebajikan.Pembiaran adalah tampak manajerial dari keyakinan itu.

Satu hal yang perlu di ingat bahwa jangan sampai cinta kita pada sesuatu melebihi kecintaan kita pada Allah.So..biarkan saja….

Permalink & Komentar

Sungguh..?cintakah kau..?!

Februari 12, 2008 at 10:37 am (Uncategorized)

Ada yang aneh di 14 February..pink bernuansa hati..Katanya..??Coklat laris manis,silverqueen licin abiz…Rela merongoh kantong lebih dalam untuk sebuah parcel (katanya Special untuk kau tersayang…)ye..bisa aja..

Sungguh sebenarnya sebuah fenomena yang sangat keliru.Bayangin aja masa ungkapan cinta cuma sekali setahun..mana benernya,tulusnya mana juga.?bohong aja itu..

Kaum mukmin laki-laki dan wanita, sebagian mereka adalah penolong sebagian yang lain, mereka memerintahkan kebajikan dan mencegah kemunkaran“QS At-Taubah 71.
So kalo kamu maksiat kepada Allah dihari 14 february berati bukan mencegah but melaksanakan kemungkaran..

Nah kok ada ya aktivis ngucapin V-day pada ikhwah lainya,sekedar ungkapan biasa saja awalnya,ato iseng sms aja..Tau ngga’ bahwa kita akan dikumpulkan bersama orang-orang yang kita cintai..lha wong sama-sama bermaksiat..kongkownya nanti di akhirat dimana lagi kalo ngak di SONO…!!

Cinta terhadap saudara itu boleh,malah dianjurkan..sampai tingkatan tertinggi Itsar(mendahulukan kepentingan saudara).sah-sah saja.dan yang terpenting jangan sampai kecintaan kita kepada Allah terkalahkan oleh kecintan kita pada selain Allah (liat 3:14)..

Kalau kau bisa menjaga hati,belum tentu dengan dia..
kalau engaku berdua merasa yakin bisa menjaga hati..
bukankah masih ada orang lain yang berprasangka..
(nafshul mutmainnah)

……Love..Katanya..?

Permalink 1 Komentar

Aktivis tanpa aktivitas

Februari 12, 2008 at 3:40 am (Uncategorized)

Gelap sendiri tertatih..
Rengkuhlah bintang dilangit hati
usirlah gelap dicita-cita
Biaskan fajar dikehidupan
menyongsong terang keabadian…

Hidup bagaikan air di bukit,mengalir tanpa henti menuju muara,tak kenal siaran tunda.Segudang masalah menunggu untuk diselesaikan dengan korelasi waktu dan tenaga yang terbatas.
Masalah harus DIPECAHKAN..!!walaupun besok,lusa atau kapan saja ya tetap saja mesti…Pertanyaannya kok tidak sekarang saja?dengan evek dan imbas yang lebih keci?benar sih ada skala prioritas,tapi itu kan relatif(einstein)..toh bercanda,nonton,tidur bisa ditunda besok..

Sering sekali orang lain dikambing-hitamkan untuk masalah yang tak terselesaikan,jarang instrospeksi itu datang dan menyebabkan kesadaran bahwa itu adalah kelalaian sendiri..atau jarang dengan kesalahan itu kita mengIqob diri..Padahal itu sebenarnya menumbuhkan energi positif yang luar biasa..Membangkitkan semangat untuk terus memperbaiki…

Pernah seorang anak pada saat kordoba masih dibawah kekuasaan Islam.ketika dia punya sepuluh anak panah yang digunakan untuk menembak burung,ternyata dua anak-panahnya tidak tepat sasaran.dan yang menjadi evaluasi adalah kenapa dua anak panahnya tidak tepat sasaran..??sungguh evaluasi yang luar biasa.

Sekarang kita sebagai aktivis dakwah kampus,mungkinkah kita tanpa aktivitas??Ya bisa saja kalau antum tidak mengevaluasi bahwa itu adalah suatu kegagalan..Menonton sih boleh saja,tetapi bermain itu ternyata jauh lebih nikmat terasa..Komentar tidak masalah,yang bermasalah adalah ketika komentar kita adalah kekurangan kita sendiri,atau itu saham dari kelalaian kita..
Allahualam….

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar