Microbial Fuelcell sebagai Energi Alternatif yang Ramah Lingkungan
Tahun 2006 merupaka era kebangkitan energi ke-II,Indonesia mencoba berbagai alternatif energi baru untuk solusi melambungnya harga minyak dunia.Bahkan sampai bulan Mei 2008 harga minyak mencapai 128 U$/barell.
Microbial fuel cell memanfaatkan bakteri (E-Coli) sebagai penghasil hidrogen (H2),dengan menggunakan PEM hidrogen dipecah menjadi e- dan H+ dan dihubungkan ke anoda berupa udara yang mengandung O2.sehingga pada katoda akan lebih negatif dan pada anoda akan lebih positif.
Hal ini akan memungkinkan elektron untuk berpindah melewati kabel,muatan yang bergerak inilah yang pada akhirnya di konfersikan menjadi energi listrik…
mudah-mudahan berhasil…
Bangkitlah Negriku Harapan Masih Ada…